Minggu, 24 Maret 2019

[REVIEW] Akhir Minggu Paling Berkesan di Bulan Maret Bersama Park Bo Gum!

Press Conference Park Bo Gum in Jakarta/ foto : Hanna
Pertama kali kenal Park Bo Gum itu pas dia jadi MC buat Music Bank sama Irene. Waktu itu juga belum pernah liat akting dia di drama. Soalnya, memang enggak kenal kan jadi males aja nonton dramanya.
Sampai akhirnya Reply 1988 itu heboh banget kan, tapi enggak mau nonton juga. Karena kesal sama Reply 1994 yang kayanya sih, endingnya diganti gitu. 
Tapi lagi, temen-temen tuh pada heboh sama drama itu dan si pemeran Choi Taek! Akhirnya kenal deh, tapi bukan dari drama tapi dari Music Bank itu, baru diperjelas gitu.
Nah, gak lama setelah Reply 1988 kan Bogum dateng tuh ke Jakarta buat is fan meeting tapi enggak nonton, karena enggak dapet gratisan (anaknya doyan banget sama gratisan). Yaudahlah ya, pasrah aja aku maaah…
Kemudian pas bulan Agustus di tahun yang sama, 2017 Bo Gum datang ke Jakarta buat Mubank in Jakarta. Alhamdulillah, waktu itu dikasih tiket gratis yang paling depan sama bos. Alhasil, puas banget deh tuh liat si Bogum sama Irene depan mata!
Music Bank in Jakarta/ foto : Istihanah
Cukup sampai disitu! Kemudian, beberapa bulan lalu ada deh tuh ya pengumuman kalau Bogum kick off fan meeting di Korea. Terus di announce lah ke Jakarta. Awalnya sempat ragu mau ngajuin liputan, tapi berkat semangat dari rekan media, akhirnya ngajuin tanpa adanya ekspektasi dibalas oleh si promotor.
Enggak lama, emailnya dibalas dan dikasih syarat berbagai macam. Akhirnya diiyakan deh tuh si syarat yang banyak banget. Lalu, email undangan press conference dan peliputan acara datang secara bersamaan.
Undangan Liputan dari MecimaPro
Lanjut lagi, hari konferensi pers tanggal 22 Maret 2109 akhirnya tiba! Namun, sebuah ganjalan kembali terjadi saudara-saudara! Karena undan konferensi pers itu dikirim deketan sama acara, akhirnya ketuker deh dan hampir skip deh itu presscon.
Undangan Konferensi Pers
Kali ini mau berterima kasih sama abang Grab yang rela saya marah-marahin karena ke jalur yang macet. Tapi, abangnya biar ngedumel terus puter balik deh ganti jalan.
Akhirnya, bisa sampe jam 14.30 wib! Oiya, presscon itu jam 15.00wib mulianya, sementara liputan jam 17.00 wib (registrasinya).  Tapi, semesta kayaknya masih kasih restu deh, soalnya bisa masuk dan dapat duduk lumayan depan. Sumpah videonya cakep banget!
Terus nih, pas konferensi pers aja dia udah asik banget QnAnya. Sampai bilang ke diri sendiri (please aku mau suami seperti itu). Parah manisnya, senyum diem sampai napas aja manis banget. Udah gitu, namja bangeettt!!!!
Hari liputan pun tiba!
Sumpah ya! Ini itu fanmeeting artis Korea kedua yang pernah ditonton. Sebelumnya, udah pernah nonton, tapi beneran deh ngantuk dan bosenin banget. Lah, ini malah minta lagiiii!!!! Oke, let’s read my story!!!
Bogum itu membuka fanmeetingnya dengan membawakan lagu DAY6 yang judulnya, I Like You! Untung ada anak kantor sering muter ini lagu, jadi gw langsung tau dah!
Abis nyanyi satu lagu, sesi tanya jawab pun dimulai bersama MC terkondang sepanjang jalan, Ichsan Akbar!  Sumpah ya, sesi menjawab pertanyaan fans aja bisa se- menggemaskan itu! Udah gitu ya, Bogum selalu melibatkan fans untuk segala hal! itu sweet banget!
Liat videonya aja ya!

Terus nih, yang bikin anak perawan galau lagi adalah…. dia kelilingin dah itu venue fanmeet sambil nyanyi! Deket-deket sama fans! Lempar-lempar bola kemanjaan yang bikin aku pengen dihalalin aja gitu!
Terus nih! dia itu rela dong salaman sama semua penggemar pas mau pulang! udah gitu ya, dikasih waktu lumayan 30detik kali ya! terus deh emang dasar anaknya genit! langsung deh itu tangan saya genggam sambil bilang “sugohaesseoyo!” terus dia jawab, “thank you..thank you sambil kami bertatapan”
Duh ah, pokoknya akhir minggu di bulan  Maret paling berkesan deh! Semoga ada kesempatan untuk nonton encorenya doi di Korea nanti! AMIEENNNN!!!

Oke! Sekiaaann!!!

Rabu, 06 Maret 2019

[K-TOURISM] 10 Lokasi Wisata Terfavorit Selama di Korea 2018!


Dengan begitu banyak tempat untuk dikunjungi, merencanakan perjalanan ke Korea bisa jadi membingungkan. Untuk membantu wisatawan, Korea Tourism Organization (KTO) telah membuat daftar 10 objek wisata paling diminati di Korea selama 2018. 
Objek-objek wisata ini sangat cocok untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Korea. Dan bagi wisatawan yang belum sempat berkunjung, silahkan berkunjung kembali di perjalanan ke Korea selanjutnya. Berikut adalah daftarnya,

Istana Gyeongbokgung

Istana Gyeongbokgung adalah tempat tinggal resmi utama keluarga kerajaan selama Dinasti Joseon. Membawa makna "tempat di mana raja baru dapat menikmati kemakmuran dan berkat yang banyak", istana ini adalah istana pertama yang dibangun selama Dinasti Joseon. 
Istana ini unik karena wilayahnya yang luas dan bangunannya yang harmonis, dan merupakan satu-satunya istana yang keempat gerbang utamanya masih ada hingga saat ini. 
Sebelum memasuki istana, pengunjung dapat berkumpul di Gerbang Gwanghwamun untuk menyaksikan Upacara Pergantian Pengawal Kerajaan
Tips-nya, atur waktu kunjungan agar dapat melihat pertunjukan budaya ini pada saat berkunjung. Istana Gyeongbokgung juga sesekali menawarkan kunjungan malam khusus, jadi jangan lewatkan kesempatan untuk menikmati suasana malam di halaman istana.

Menara Namsan Seoul

Landmark paling populer ini terletak di puncak Gunung Namsan, yang berada di pusat kota Seoul. Menara ini menarik pengunjung sepanjang tahun karena terkenal dengan pemandangan kota Seoul yang memesona. 
Bagi para penggemar hallyu, menara ini merupakan objek wisata yang wajib dikunjungi karena sudah muncul di beberapa drama Korea seperti "My Love From the Star (2013)" dan "Legend of the Blue Sea (2016)." 
Menara ini tidak hanya memiliki dek observasi, tetapi juga berbagai kafe dan restoran sehingga menjadi tempat yang tepat untuk dikunjungi bersama teman-teman, keluarga dan orang tercinta lainnya.

Lotte World
Taman hiburan ini buka sepanjang tahun dan memiliki berbagai macam acara dan pertunjukan yang dinamis. Lotte World ini terletak di pusat kota Seoul dan mudah diakses dengan transportasi umum. 
Lotte World dibagi menjadi dua area: Adventure (Petualangan) terletak di dalam ruangan, dan Magic Island (Pulau Ajaib) di luar. Arena Petualangan mencakup sejumlah wahana, termasuk komidi putar, kapal bajak laut Spanyol, flume ride dan banyak lagi, sementara Magic Island memiliki wahana raksasa seperti Gyro Drop dan Gyro Spin.
Lotte World Tower Seoul Sky dan Lotte World Shopping Mall berada di dekat Lotte World.

Desa Hanok Bukchon
Desa Hanok Bukchon menunjukkan pesona bangunan tradisional Korea. Sebagai lingkungan tempat kerabat keluarga kerajaan tinggal pada masanya, maka Hanok di sini sangat megah. 
Untuk memaksimalkan kunjungan kesini, pengunjung disarankan untuk menyewa pakaian tradisional Hanbok supaya dapat merasakan suasana tradisional Korea. 
Dan tentu saja, supaya pengalaman selama disini dapat didokumentasikan dengan sempurna.

Pulau Nami
Pulau Nami menjadi objek wisata yang populer setelah muncul dalam drama Korea “Winter Sonata”. 
Awalnya hanya sebuah puncak bukit yang disulap menjadi sebuah pulau dengan dibangunnya Bendungan Cheongpyeong, yang meningkatkan ketinggian air di sekitarnya. 
Pulau ini cukup kecil, sehingga pengunjung dapat mengelilingi pulau ini dalam waktu setengah hari.
6. Istana dan Huwon Changdeokgung
Istana Changdeokgung, yang dibangun pada periode Joseon awal, merupakan tempat yang paling sering ditinggali anggota kerajaan.  Istana ini menawarkan keharmonisan yang mengagumkan dengan alam sekitarnya karena setiap bangunan dibangun dengan pertimbangan fitur geografis dan lingkungan di daerah tersebut. Khususnya, keindahan paviliun, kolam, dan formasi batuan istana yang serasi adalah pemandangan yang patut dilihat. Keindahan Istana Changdeokgung diakui secara internasional dan ditetapkan sebagai Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997.

7. Insadong
Insa-dong sering disebut sebagai "Jalan Budaya Tradisional Korea." Jalan utamanya dipenuhi dengan toko-toko yang menjual berbagai kerajinan dan suvenir tradisional Korea, sementara jalan-jalan kecilnya dipenuhi oleh restoran dan kafe yang menyajikan makanan dan teh tradisional Korea. Ada banyak hal yang dapat dilihat di sini, tapi Ssamzigil berada di urutan teratas. Struktur bangunan Ssamzigil sangat unik karena dibangun dalam bentuk persegi simbolis dari huruf Korea ‘’. Di sini bangunan ini, pengunjung dimanjakan oleh galeri seni, toko yang menjual kerajinan tangan tradisional, perabotan, dan banyak lagi. Lantai empatnya menawarkan pemandangan jalan-jalan Insa-dong yang cantik.
8. Hongdae
Pusat budaya penuh energi anak muda, itulah Hongdae. Hongdae merupakan area dekat Stasiun Hongik University (Jalur 2 Subway Seoul). Jalan-jalannya diisi oleh deretan kafe, restoran, bar, dan took. Hongdae menjadi sangat populer baru-baru ini karena adanya Taman Hutan Gyeongui, yang menyediakan jalur pejalan kaki dan toko-toko unik. Trick Eye Museum dan KT&G Sangsangmadang juga berada di area ini.
9. Myeongdong
Siapa yang tidak kenal Myeongdong? Surga belanja para pecinta kosmetik dan fashion Korea. Di distrik mode dan perbelanjaan ini, banyak anak muda Korea dan wisatawan asing mencari tren terbaru. Myeong-dong membentang sekitar 1 kilometer dari Stasiun Myeong-dong (Jalur 4 Subway Seoul) ke Eulji-ro Avenue dan Lotte Department Store. Jalan-jalan dipenuhi dengan department store, toko duty free (bebas bea), dan berbagai toko bermerek. Jika berbelanja bukan tujuan utama, wisatawan masih bisa menikmati Myeong-dong dengan mencoba berbagai kuliner terkenal di daerah ini!
10. The Garden of Morning Calm
The Garden of Morning Calm adalah sebuah kebun yang memperlihatkan keindahan asli Korea melalui alam. Berbagai taman bertema unik, termasuk hutan pinus yang rimbun, menawarkan kesempatan yang sangat baik untuk berjalan-jalan santai atau menikmati hutan. Setiap taman terhubung dengan petak bunga dan padang rumput hijau, atau jalan setapak. The Garden of Morning Calm adalah tempat wisata populer, terutama di kalangan penggemar hallyu, karena menjadi tempat syuting untuk beberapa drama, film, dan program variety show Korea.

Senin, 01 Oktober 2018

The Confession of Kpop Journalist “My Dream Comes True”

The Confession of Kpop Journalist “My Dream Comes True” 

After a while, finally i wrote again in this website!!! 

Annyeonghseyo yeorobundeul!!! Ahjumma is back! 

Sebenarnya, udah banyak banget sih temen-temen sesama Kpopers minta ahjumma si kuli tinta ini buat nulis tentang isu ini. Jadi begini ya yeoreobundeul, kita itu sebagai Kpopers suka gerah enggak sih sama pandangan orang tentang kita semua yang dianggap alay? norak? kampungan? bener enggak? 

Nah, lewat tulisan ini ahjumma mau kasih pandangan aja ke kalian semua kalau jadi Kpopers itu ternyata enggak selalu negatif kok. Ahjumma mau share pengalaman ahjumma sebagai Kpopers nih! 

Jujur aja sih, ahjumma awalnya kesal pas dibilang Kpopers tuh alay dan taunya cuma abisin uang. Tapi, sekarang udah cuekin aja. Wajar sih, soalnya ahjumma udah jatuh cinta sama Kpop dari 2005 hingga saat ini ya, jadi yaudah kebal aja gitu. 

Tapi nih, selama menjadi seorang Kpopers itu ahjumma merasa enggak selalu melakukan hal negatif. Kenapa? karena ahjumma ngerasa kalau kecintaan ahjumma terhadap budaya pop Korea ini justru bikin ahjumma justru mendapat banyak banget pengalaman yang enggak pernah terlupakan. 

Terus ya, kecintaan ahjumma terhadap Kpop juga bikin ahjumma semakin giat untuk mendalami karier yang saat ini ahjumma jalani dengan berat hati. 

Oke! I’ll tell you about my job first! Ahjumma itu seorang wartawan yang sudah berpindah selama lima
kali di media berbeda. Pertama kali ahjumma kerja di salah satu majalah bisnis dan ekonomi tertua di Indonesia. 

Denger kata bisnis dan ekonomi, pasti yang ada di otak kita apa? bahasannya berat, serius, kaku dan segala hal yang membosankan ada disana. 

But, believe it or not! Lewat media pertama ahjumma itu, ahjumma bisa liputan konser Super Show 6 Super Junior di Indonesia!!! Kok bisa? gimana caranya? j

People all over the world pasti akan melontarkan pertanyaan yang sama. Tapi ya yeoreobun, stigma kalian tentang bisnis dan ekonomi yang kaku itu salah! Justru dunia bisnis dan ekonomi itu luas bagaikan samudra! 

Terus angle tulisannya apa ahjumma? Nah, itu malah paling gampang kalo kata ahjumma sih ya. Musik itu adalah bagian dari industri dan industri itu pasti punya value dong ya! So, angle yang ahjumma ambil saat itu adalah mengenai jumlah tiket penjualan SS6 di Jakarta!  

Tau enggak, selama nonton konser itu, ahjumma beda sama wartawan lain yang harus mendengar setiap perkataan si idol buat angle berita. Ahjumma sih nikmatin aja konsernya waktu itu.

(FYI: wartawan yang liputan konser tuh enggak bisa nikmatin loh. I’ll tell on another part) 

Itu pengalaman pertama banget ahjumma nonton konser Kpop menggunakan ID wartawan. Rejeki anak shalehah emang! 

Kemudian tahun 2015 ahjumma pindah kerja ke media lain. Di media itu ahjumma masih pegang desk ekonomi bisnis, tapi enggak sampi setahun ahjumma dipindahin ke desk lain. 

Di tahun itu, SHINee konser untuk yang kedua kalinya. Nah, pas itu tuh promotornya dari Korea langsung jadi enak banget kalo mengajukam liputan! 

(FYI : Wartawan liputan enggak selalu dapat undangan. Kita harus apply) 

Tapi ya, saat itu ahjumma hampir aja ditolak sama si promotor karena slot media udah penuh! Sedih banget sih tentunya, soalnya ahjumma pengen banget nonton SHINee (tapi gratis) hahahah.. 

Namun, disaat yang bersamaan ahjumma bersama editor paling swag kesayangan ahjumma yang sekarang udah punya satu anak, punya ide buat nulis “Fenomena Konser KPOP di Indonesia.” 

Disaat itu juga lah, ahjumma mencoba menghubungi si promotor melalui email dan bilang kalau mau wawancara terkait konsernya. 

Alhamdulillah wa syukurillah, si promotor approve! Terus ahjumma wawancara sehari sebelum konser dan kemudian usai wawancara ahjumma dikasih deh press pass buat liputan SHINee. 

Enggak lama berselang dari nonton konser SHINee, ahjumma pun kembali pindah media lain. Nah, kalo di media ini ahjumma emang in-charge buat hiburan dan Kpop nih. 

Tapi, believe it or not, di media ini malah ahjumma semakin sulit buat liputan konser atau fanmeet para artis Korea. Jangankan Park Bogum atau So Ji Sub, minta fanmeet GOT7 aja enggak diberikan. Disitu kadang ahjumma merasa ingin dinikasi sama Kyuhyun aja! hehehe..

egagalan mendapatkan press Id konser kecewa banget sih pastinya. Sempet ngerasa, “duh jadi susah gini deh mau nonton konser.” 

Namun, ungkapan R.A Kartini “Habis Gelap Terbitlah Terang” itu bener banget sih yeoreobun... 

Ahjumma emang gagal buat nonton semua fanmeet dan konser tunggal artis kpop yang diadakan di Indonesia, tapi di tahun itu, ahjumma mendapatkam impian ahjumma untuk berangkat liputan ke Korea!!! 

It’s like a dreams come true buat ahjumma sih! Karena salah satu goals hidup as a journalist ya liputan ke Korea. Liat artis Korea disana, bisa backstage sama artis-artisnya, itu seneng banget sih. 

Jadi tepatnya bulan September 2017 (lupa tanggalnya) ahjumma berangkat ke Korea buat liputan Asia Song Festival 2017 di Busan, Korea Selatan. 

Terus selama disana ahjumma got a lot of experience! Bukan cuma ketemu EXO dibelakang panggung sambil benerin celana aja sih. Tapi, ahjumma juga liat gimana disiplinnya orang Korea dalam bekerja. 

Itu juga experience yang mungkin once in a lifetime ya. Karena buat jadi kru sebuah festival pasti enggak akan mudah dong! Apalagi sebesar Asia Song Festival! 

Nah, pengalaman-pengalaman begitu itu yang enggak bisa dibeli pake apapun. Mungkin sebagian orang mikir kalo pemgalaman itu enggak penting, tapi buat ahjumma itu priceless banget sih dan akan ahjumma ceritain ke anak cucu ahjumma juga. 

So, for all Kpopers all around the world! Ahjumma mau pesan aja sih, suka boleh sama siapa aja, enggak usah minder jadi Kpopers! 

Tapi ingat ya, jangan berlebihan dan jangan sampai nyusahin orang lain! 




NEXT : The Confession of Kpop Journalist “Eat, Pray, Dance!” 

Senin, 09 April 2018

[KPOP] T.O.P BIGBANG Dinyatakan Tak Melanggar Aturan Militer

Setelah sempat tersandung masalah narkoba dan percobaan bunuh diri, kini T.O.P Bigbang kembali harus berurusan dengan hukum. Member tertua boyband asuhan YG Entertainment itu dianggap telah melanggar aturan militer karena suaranya terdengar dalam lagu terbaru Bigbang, Flower Roads.



Seperti yang diketahui, salah satu aturan militer adalah setiap orang tidak boleh melakukan kegiatan untuk keuntungan pribadi. Untungnya, pihak penyelidik menyatakan bahwa T.O.P Bigbang tidak melanggar hal tersebut. Pasalnya, perekaman lagu tersebut dilakukan sebelum pria bernama asli Choi Seung Hyun itu resmi menjalani wajib militer.

Selain itu, T.O.P Bigbang juga diketahui tak pernah ikut dalam kegiatan promosi untuk lagu tersebut.

Write by : @tipahtipeh9