[Liputan] Pembukaan Korea Indonesia Film Festival 2015

Acara yang sudah banyak ditunggu ini akhirnya resmi dibuka tadi malam (28 oktober 2015). Acara  berlangsung di CGV Blitz Grand Indonesia. Sebelum acara berlangsung sudah banyak orang dan media yang berdatangan. Para awak media pun sudah bersiap mengambil gambar dipelataran karpet merah yang sengaja digelar untuk kedatangan para artisnya.  Ternyata selain Park Bo Young yang menghadiri acara ini, ada juga dua aktor tanah air yang ikut memeriahkan acara ini. Dua actor tersebut adalah Rio Dewanto dan Reza Rahadian. 



Acara dimulai dengan melihat para artis berjalan diatas karpet merah menuju studio, kemudian setelah itu barulah para awak media menyusul memasuki studio tersebut. Acara dibuka dengan permainan music tradisional korea oleh tiga wanita korea, disusul sambutan oleh para petinggi. 
Film-film yang akan diputar pun dijabarkan satu persatu oleh Mc. Seperti sebelumnya film yang dijabarkan adalah ke 20 film tersebut, yang menjadi pertanyaan adalah surprised movie yang tidak kunjung dibocorkan oleh para panitia. Mc mengatakan bahwa Surprised Movie ini akan tetap menjadi surprised hingga waktunya diputar. 



Kemudian yang ditunggu-tunggu pun tiba, sambutan dari para artisnya. Dimulai bersamaan oleh Rio Dewanto dan Reza Rahadian, disusul kemudian dengan Aktris cantik korea yang membintangi film Collective Invention, Park Bo Young memecah riuh tepuk tangan dari para undangan yang datang. Media pun tidak mau ketinggalan mengabadikan moment ini. Disela-sela acara Reza Rahadian tidak kehilangan kesempatan untuk selfie bersama Bo Young dan Rio. 



Terakhir barulah pemotongan Pita sebagai bentuk peresmian dibukanya acara ini oleh para petinggi dan juga para artisnya. Selagi memotong pita Reza juga tidak ketinggalan mengatakan “hidup sumpah pemuda”. Yup, seperti yang kita ketahui bersama Acara ini bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.
So guys, semoga kerja sama kedua Negara ini akan tetap bejalan dan selalu harmonis sehingga bisa memajukan kedua Negara. (Minam)


Komentar