Senin, 22 Januari 2018

[REVIEW] A Long With The Gods, Kisah Alam Baka dengan Visual Efek yang Luar Biasa

Ajaran agama Buddha mengenai kematian, alam baka dan reinkarnasi adalah esensi dari film besutan sutradara Kim Yong Hwa yang membuat gue merasa tidak menyesal menontonnya. Sebenarnya film ini kan menceritakan pengadilan alam baka tapi cara penyajiannya sangat menarik, jauh dari kesan seram ala ala sinetron H******* gitu (maaf, merek di sensor), dan ditambah dengan visual efek yang menurut gue cukup canggih.



Along with the Gods diawali dengan adegan seorang pemadam kebakaran bernama Kim Ja Hong (diperankan dengan baik sekali oleh Cha Tae-hyun). Untuk penggemar drama Korea atau variety show korea sih tentunya sudah tidak asing dengan wajah ahjussi yang satu ini, tapi buat yang belum tahu, Tae-Hyun adalah member tetap di salah satu variety show yang kondank di Korea Selatan 2 Days 1 Night. Balik ke cerita, Ja Hong diceritakan tewas pada saat dia bertugas menyelamatkan korban kebakaran.
Karena semasa hidupnya Ja Hong ini selalu berbuat baik, dia seketika mendapat gelar Suri Tauladan dimana saat dia meninggal langsung dijemput oleh 3 malaikat pendamping Hae Won Mak (oleh Jo Ji-hoon), Gang Rim (Ha Jung-woo) dan Duk Chuun (Kim Hyang-Gi) yang mendampinginya selama Ja Hong menjalani proses peradilan sebelum dia mencapai reinkarnasi. Jadi ceritanya Ja Hong ini harus melewati 7 pengadilan dalam waktu 49 hari sebelum akhirnya dia bisa reinkarnasi.


Pengadilan yang di maksud adalah pengadilan kekerasan, pengadilan pembunuhan, pengadilan pengkhianatan, pengadilan kebohongan, pengadilan ketidak adilan, pengadilan kemalasan dan pengadilan ketidaksetiaan. Banyak ya bro sis pengadilannya……
Yang menarik, masing masing pengadilan ini punya setting yang berbeda beda, dan cukup bikin deg deg an, gue yang saat itu cuma nonton aja ikutan deg deg an, ngebayangin kira kira besok akan mengalami yang kayak begitu juga (seketika penulis banyak banyak istigfar). Nah balik ke setting pengadilan, ada yang tempatnya di suatu tempat seperti gudang yang sudah tidak dipakai selama ratusan tahun (kebayang dong kayak apa bentukannya), lalu ada gurun yang seketika mengingatkan gue pada Gurun Sahara, lalu ada lagi tempat macam jurang yang didalamnya ada batu yang bisa melayang layang tapi sayangnya suasananya mencekam BroSis, ya kalo suasana menyenangkan sih di taman bermain ya bukan di pengadilan alam baka. Nah herannya  Ja Hong tu air mukanya nggak ada muka cemas atau takut gitu, semacam dia yaqeen aja bisa lolos (penulis pun istigfar lagi).  
Kalau di awal tadi gue ceritakan bahwa film ini memiliki  efek visual yang canggih , di film ini lumayan banyak lho adegan ala ala star wars gitu, tepatnya pada saat Jo Ji-Hoon eh maksud saya Hae Won Mak sedang membela Ja Hong yang diserang oleh mahluk yang konon itu adalah sisi gelap yang ada di dalam kehidupan Ja Hong.



Gue mau sedikit menceritakan tentang Hae Won Mak yang diperankan dengan baik sekali oleh Jo Ji-Hoon. Sebagai salah satu aktor ternama, di perannya kali ini, agak surprise gue dengan karakter Won Mak yang awalnya kelihatan amat sangat cool tapi sesungguhnya dia ini kocak banget.
Tidak ketinggalan peran Gang Rim yang diperankan oleh Ha Jung Woo. Akting Om yang satu ini nggak usah diragukan deh ya, DAEBAK, konon dia juga milih milih kalau mau main film, maksudnya dia memilih film film yang dirasa berkelas.
Peran Kim Hyang Gi sebagai Duk Chuun juga bisa dibilang menentukan nasib Ja Hong , karena Deok Chun yang sering meminta para dewa di pengadilan alam baka ini, untuk melihat cermin karma Ja Hong karena Deok Chun yakin bahwa Ja Hong adalah benar benar Suri Tauladan. Buat BroSis yang belum tau Hya Gi ini adalah aktris cilik yang memenangkan Best Young Actress versi KBS Award tahun 2015 untuk drama Snowy Road.



Selain diramaikan 3 bintang tadi, ada juga salah satu karakter yang dimainkan dengan apik oleh member boy band kenamaan Korea  - EXO, DO Kyung Soo. Yeap D.O sudah sangat keren memerankan karakter Won Il-Byung , seseorang yang sedang menjalani wajib militer tapi dia memiliki karakter yang sangat lemah, minder bahkan memiliki kecenderungan depresi tingkat tinggi.
Film ini sebenarnya mengajak kita untuk berpikir dan merenungkan bahwa dalam hidup , manusia harus selalu berbuat baik karena disini dengan gamblang diceritakan tentang tujuh pengadilan di alam baka yang harus dilalui manusia sebelum dia mencapai surga itu benar benar ada dan tidak ada satu manusia pun yang bisa melewati pengadilan itu kecuali dia memiliki sifat baik.

Along with The Gods ini tidak saja menceritakan bagaimana afterlife Ja Hong tapi juga menceritakan rahasia semasa hidup Ja Hong yang terkuak satu persatu selama dia menjalani proses pengadilan, dimana Ja Hong ternyata pernah mengalami trauma masa kecil akibat kesulitan ekonomi, kurangnya komunikasi dalam keluarga karena sang ibu yang memiliki kondisi tuna wicara dan banyak hal lain yang sebenarnya dalam situasi apapun, keterbukaan dan komunikasi dalam keluarga adalah hal yang sangat penting.

So, buat yang belum nonton yuk cuss dateng ke CGV terdekat sebelum menyesal enggak bisa lihat aktingnya DO oppa.. 

Writer : Tanti (IG : @ini_tanti)

Reactions:

0 comments:

Posting Komentar