Senin, 04 Januari 2021

[REVIEW] The Swordsman "Kisah Pendekar Pedang yang Setia Pada Raja"


Hallyuranger  - Setelah menunggu sekian lama, akhirnya film Korea perdana Joe Taslim yang berjudul The Swordsman tayang di Indonesia. 

The Swordsman bercerita tentang, pendekar pedang terbaik di Joseon, Tae-yul (Jang Hyuk) yang terpaksa mengasingkan diri setelah gagal melindungi dan mencegah jatuhnya Gwanghaegun. Bersama putrinya, Tae-yul tinggal di atas gunung yang jauh dari pusat kota. 

Suatu hari sang anak, Tae-ok, sadar penglihatan sang ayah semakin memburuk hingga ia harus mencari obat ke kota. Ternyata untuk mendapatkan obat tersebut tidak semudah yang ia bayangkan. Tae-ok yang tidak mau sang ayah kehingalan penglihatannya pun melakukan berbagai cara untuk mendapatkan obat tersebut. 

Namun, saat Tae-ok menemukan cara mendapatkan obat tersebut, ia harus berhadapan dengan pasukan dari Qing yang saat itu menguasai Joseon. 

Tae-yul yang sadar sang anak dalam bahaya akhirnya kembali mengeluarkan pedangnya dan menemui pasukan Qing yang dipimpin oleh Gurutai (Joe Taslim). 

Review 

The Swordsman diangkat dari peristiwa sejarah Korea pada masa lalu. Alur cerita film ini sangat fokus dan tidak terlalu melebar. Karena, sejak awal film ini sudah fokus dengan Tae-yul dan kehebatan bermain pedangnya untuk melindungi raja dan putrinya. 

Selain itu, film ini juga bisa dibilang beda dengan film Korea lainnya yang kental akan unsur drama. Karena hampir 70% dari film ini menyuguhkan aksi para pemain dalam bermain pedang. Drama yang disuguhkan hanya sekadar pelengkap di drama ini. Tapi, tetap akhir cerita film ini bisa ketebak oleh penonton. 

Kalau soal akting pemainnya ini perlu banget diacungin jempol. Orang Indonesia harus bangga sama Joe Taslim. Selain kepiawaiannya bermain pedang, ekspresi wajah Joe Taslim sebagai Gurutai itu bagus banget. Kalau dengar sekilas, enggak akan sadar kalau ada bantuan dubber untuk dialognya selama di film. 

Di film ini Joe Taslim berbicara dua bahasa, Bahasa Qing (Cina) dan Bahasa Joseon (Korea kuno). Sebagai antagonis, aktingnya Joe Taslim bagus banget lho yeorobun. Mulai dari tatapan mata, cara jalan sampai cara duduknya aja udah nunjukin kalau dia itu jahat. 

Next, aktingnya Jang Hyuk as a retire swordsman yang punya masalah penglihatan. Di sini, Tae-yul sangat minim dialog dan dia lebih banyak bermain dengan ekspresi. Tapi, penonton beneran bisa kebawa sama perasaan dia yang sangat ingin melindungi anaknya. Apalagi ketika dia berhadapan dengan Gurutai untuk beradu pedang, ini best scene banget sih yeorobun. 

Selama nonton adegan ini, pasti deh tahan napas terus karena emang sebagus itu mereka berdua mengayunkan pedangnya satu sama lain. Ditambah, ekspresi Jang Hyuk yang berusaha memfokuskan penglihatannya ini bagus banget. Seolah-olah, dia itu beneran susah melihat lawan gitu. 

Terakhir yang enggak kalah penting buat direview itu aktingnya Lee Min Hyuk alias Minhyuk 'BTOB'. Di film ini dia berperan sebagai Tae-yul versi muda. Walaupun scenenya sedikit, tapi aktingnya oppa bagus banget yeorobun. Ekspresi wajah dan body languagenya bisa sama banget sama Jang Hyuk. 

Overall, The Swordsman dapat nilai 8.5/100 deh. Buat yang belum nonton film ini, bisa nonton di tvN Movies atau OTT lain ya! Ingat, selalu nonton yang legal ya yeorobun! 

Reviewed by: ahjumma 

0 komentar:

Posting Komentar